Kadang tak kuasa membeda ini fajar atau senja. Sama takmampunya mengeja namaMu di tengah dera rasa entahku.
Terkadang memang berasa dalam batas paling tenang. Namun seringkali tersadar dalam hampa dan meremang. Ketika itu datang hanya untaian pinta yang teruraikan. Harap untuk tetap mampu tatap. Bertahan dalam kokoh kuat belai laras pujian.
Kamis, 25 Juni 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
'Bunda sudah di bandara, sebentar lagi sampai rumah' SMS yang dikirim Risma semenit lalu ke ponsel Bima, suaminya. Segera s...
-
Sejak dulu aku tidak suka sepak bola, tidak suka main sepak bola maupun menonton pertandingan sepakbola. Sewaktu kecil aku dan keluar...
-
Wuih, gak ada habisnya ngomongin serunya ketemu dengan para Ibu dan calon Ibu yang keren dan penuh semangat di IIDN Jogja nih . ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar